Lebih penting mana, kebebasan uang atau waktu? Hati- hati terjebak!

Orang gila mana yang meninggalkan pekerjaannya hanya demi kebebasan waktu dan kebahagiaan diri? Setiap hari pergi kerja. Lingkungan kerja toxic, atasan NPD (Narcissistic Personality Disorder) 

Menahan napas, menahan amarah, dan tersenyum palsu. Begitulah rutinitas harian yang mungkin dilalui sebagian orang. Mungkin juga saya atau anda? Kebebasan waktu dan kebahagiaan diri? Rasanya terkadang bagaikan mimpi di siang bolong. Boro-boro mimpi, tidur siang bagi karyawan adalah hal yang sangat mustahil. 

Tapi, benarkah itu semua yang diinginkan? Benarkah kebahagiaan hanya bisa diraih dengan meninggalkan pekerjaan? Kehilangan penghasilan tetap setiap bulan ditengah gempuran banyaknya pengangguran. Sanggupkah nanti membayar setiap tagihan. Benarkah nanti akan bahagia? 

Mungkin ada jalan lain. Mungkin ada cara untuk mengubah situasi toxic menjadi lebih baik. Mungkin ada cara untuk menemukan kebahagiaan di tengah kesibukan.

Langkah pertama, cobalah untuk berbicara dengan atasan. Jelaskan dengan tenang dan sopan tentang bagaimana perilaku mereka membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak dihargai. Cara ini terdengar mudah, tetapi sangat sulit dilakukan. Ingat, Bos selalu benar.  Anggap saja, kita melakukan cara ini. Namun, jika tidak ada perubahan, mungkin perlu dipertimbangkan mencari pekerjaan lain alias berhenti. 

Namun, jangan terburu-buru. Pikirkan matang-matang tentang konsekuensinya. Apakah kita memiliki tabungan yang cukup untuk hidup tanpa penghasilan selama beberapa waktu? Apakah kita memiliki skillset yang dibutuhkan untuk mendapatkan pekerjaan baru? Lihat, betapa kita selalu mencemaskan masa depan. Kita terlalu takut hidup tanpa persiapan, tapi itulah pilihan. 

Yang terpenting, jangan lupa untuk selalu jaga kesehatan mental kita. Lakukan hal-hal yang kita sukai untuk menenangkan diri dan mengisi ulang energi positif. Berbicara dengan teman atau terapis juga bisa membantu.

Ingatlah, kita tidak sendirian. Banyak orang yang mengalami situasi serupa. Yang terpenting adalah jangan menyerah dan teruslah mencari kebahagiaan kita.

Mungkin jalannya tidak mudah, tapi percayalah, semua itu akan terbayar pada akhirnya.

Dan ingatlah, kebebasan waktu dan kebahagiaan diri bukan hanya mimpi. Kita bisa mewujudkannya.






Komentar

  1. Saya pernah mengalami hal ini, dan saya memilih untuk keluar.
    Cari kerja yang bisa membuat saya jadi diri sendiri, bukan berpura-pura bermuka manis di depan atasan, padahal kondisi lingkungan kerja tidak baik baik saja.

    Saya lebih memilih jujur soal apapun, apalagi perihal perasaan, karena berpura-pura hanya akan menimbulkan sakit hati.
    Ujung-ujungnya saya yang depresi, sampe pernah melakukan percobaan bunuh diri.

    BalasHapus
  2. Terkadang pilihan untuk berhenti bekerja muncul karena aktivitas kita hanya terjebak disitu saja. Menurut saya salah satu hal yang membuat jenuh seperti rutinitas pekerjaan yang sama, bisa diminimalisir dengan mencoba hobi atau aktivitas baru seperti berolahraga di akhir pekan, mengunjungi tempat-tempat baru, atau bertemu dengan teman-teman.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer